KUALA LUMPUR, 9 Juli 2026 — Kelas prasekolah mengalami peningkatan signifikan sejak Kerajaan Perpaduan mengambil alih pentadbiran negara pada penghujung 2022. Keterangan itu disampaikan oleh Timbalan Menteri Pendidikan, Wong Kah Woh, yang mencatat lonjakan pembukaan kelas pada beberapa tahun terakhir. Wong Kah Woh menyebutkan bahwa total kenaikan mencapai 1,040 kelas sejak 2023, dengan angka pembukaan per tahun yang menunjukkan tren naik. Pernyataan ini memberikan gambaran tentang perubahan kapasitas layanan prasekolah sepanjang periode pemerintahan baru.
Rincian pembukaan kelas per tahun
Kelas prasekolah meningkat menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Dalam paparan yang disampaikan, Wong memaparkan jumlah pembukaan kelas prasekolah tiap tahun sebagai berikut:

- 2022: 75 kelas dibuka;
- 2023: 119 kelas dibuka;
- 2024: 135 kelas dibuka;
- 2025: 161 kelas dibuka;
- Tahun ini: 325 kelas dibuka.
Data tersebut menunjukkan lonjakan paling besar pada tahun berjalan, di mana jumlah kelas mencapai 325.
Konstelasi kebijakan sejak akhir 2022
Wong Kah Woh mengaitkan peningkatan pembukaan kelas dengan perubahan pemerintahan yang terjadi pada penghujung 2022. Sejak itu, upaya pembukaan fasilitas prasekolah terlihat meningkat dari tahun ke tahun, menurut keterangan yang disampaikan pejabat tersebut.
Implikasi terhadap kapasitas layanan
Peningkatan jumlah kelas, termasuk lonjakan pada tahun ini, menandakan adanya perluasan kapasitas layanan prasekolah. Angka-angka yang diungkapkan menunjukkan upaya untuk menambah ruang belajar bagi anak usia prasekolah di berbagai wilayah. Pernyataan resmi dari Timbalan Menteri Pendidikan menjadi sumber utama informasi mengenai perkembangan ini.
Meskipun rincian lebih lanjut mengenai distribusi geografis, alokasi anggaran, atau jadwal pembukaan kelas tidak disampaikan secara terperinci dalam keterangan yang tersedia, pernyataan jumlah per tahun memberikan dasar bagi pemantauan lanjutan oleh pihak terkait dan publik.
Wong Kah Woh menegaskan besarnya penambahan total 1,040 kelas sejak 2023 sebagai indikator peningkatan yang nyata. Pihak kementerian diharapkan melanjutkan pelaporan berkala untuk memberikan gambaran lebih lengkap tentang implementasi dan dampak kebijakan pembukaan prasekolah di masa mendatang.
Perkembangan ini menjadi salah satu perhatian publik seiring upaya memperluas akses pendidikan awal, di mana pemantauan transparan terhadap data dan pelaksanaan lapangan tetap penting untuk menilai keberlanjutan dan efektivitas langkah-langkah yang diambil.
